Tampilkan postingan dengan label Kerajaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kerajaan. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Desember 2013

Misteri Kembalinya Sang Ratu

oleh Annisa Aulia Rosyadi

Dahulu kala, di Provinsi Kalimantan Timur, ada sebuah kerajaan yang makmur dan sejahtera bernama Kerjaan Kutai. Semua rakyatnya hidup  tentram dan bahagia. Kerajaan ini dipimpin oleh seorang raja yang bijaksana, tampan, dan baik hati yang bernama Maharaja Sri Wangsawarman. Karena itu, Wangsawarman sangatlah dicintai oleh rakyatnya. Beruntung, raja ini memiliki seorang istri cantik jelita bernama Gandhari Lengkaradewi. Siapapun yang melihatnya pasti akan terpana oleh aura kecantikan yang dipancarkan oleh wajahnya. Selain cantik, Gandhari merupakan istri yang sangatlah setia kepada suaminya. Ke manapun Wangsawarman pergi, ia seringkali mendampinginya. Sekarang, Gandhari sedang hamil. Tinggal menghitung hari, lahirlah hasil buah cinta mereka.

Suatu hari, datanglah seorang wanita bernama Candralocana dari Negeri Rantau Batu Gonali. Parasnya lumayan cantik, namun sangat disayangkan hatinya tidak. Ia datang  untuk meminjam  persediaan beras karena wilayahnya sedang dilanda kemarau panjang sehingga banyak padi yang mengalami gagal panen. Ternyata, dibalik semua itu terdapat maksud lain. Rupanya, ia ingin merebut wilayah kerajaan dan menggantikan  posisi Raja Wangsawarman.

“Baginda Raja, bolehkah sementara ini saya meminjam persediaan beras yang Anda punya di kerajaan ini?”

“Tentu saja,  silahkan ambil sebanyak apapun yang Kamu mau.” ujar sang raja

“Terima kasih Baginda. Benar kata orang, selain tampan ternyata Anda juga raja yang baik.” sanjung Candralocana dengan senyum licik.

“Anda bisa saja.” sahut Wangsawarman malu-malu.

“Yang mulia, apa yang harus saya lakukan untuk membalas kebaikan anda?”  Sambung Candralocana.

“Ada sesuatu yang kuinginkan. Bisakah kau menemani istriku dalam proses kelahiran anakku nanti? Aku tidak bisa berada disampingnya karena aku harus memimpin sebuah pertempuran untuk mempertahankan wilayah kerajaanku ini. Aku sengaja tidak memberitahunya karena aku tidak mau ia khawatir.” jawab Wangsawarman.

“Tentu saja baginda, aku bersedia menolongmu.” ujar Candralocana.

Candralocana sangat senang dengan hal ini. Dengan begitu, ia bisa memanfaatkan kesempatan yang diberikan untuk melenyapkan sang ratu dan mengambil alih kekuasaan di kerajaan.

 
Cute Red Pencil

Pengikut


Get this widget!
Books & Literature Blogs - Blog Rankings